Membebaskan Guru Dari Kebodohan   Leave a comment


As-Sirri bin al-Mughlis membacakan ayat, “Dan Kami akan menghalau orang-orang yang durhaka ke Neraka jahannam dalam keadaan dahaga.” (Maryam: 86) dihadapan gurunya, lalu ia bertanya, “Ustadz, siapakah yang dimaksud orang yang dahaga dalam ayat itu?” Sang guru menjawab, “Saya tidak tahu.”

Kemudian ia meneruskan membaca ayat, “Mereka tidak berhak mendapat syafaat kecuali orang yang telah mengadakan perjanjian di sisi Allah yang Maha Penyayang.” (Maryam: 87). lalu bertanya, “Wahai ustadz, apa yang dimaksud dengan perjanjian dalam ayat tersebut?” Al-Ustadz menjawab, “Aku tidak tahu!”

Seketika itu as-Sirri menghentikan bacaannya, lalu berkata, “Kenapa ustadz tidak mengetahui jawaban pertanyaanku itu? Artinya engkau menipu orang?” Sang ustadz pun memukulnya. As-Sirri berkata, “Ustadz, tidak cukupkah kebodohan dan tipuan yang engkau lakukan, sehingga engkau menambahnya dengan kezhaliman dan menyakiti orang?”

Dari peristiwa ini, sang ustadz dapat mengambil pelajaran dan bertaubat kepada Allah atas kesalahannya dalam menyampaikan pengajaran. Beliau mulai giat lagi belajar, bahkan beliau berkata bahwa as-Sirri adalah yang membebaskannya dari belenggu kebodohan.

Di usianya yang masih muda ketika ia sudah hafal surat as-Sajdah ayat 16, “Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya,” dia tidak mau meletakkan lambungnya di atas tanah untuk tidur. Seringkali Ibunya menaruh bantal-bantal di sebelah kanan, kiri dan belakangnya. Jika anaknya mengantuk ibunyalah yang memeganginya.

Sumber : Anba’ Nujabail Abna’, hal. 192

Posted 30 September 2010 by arraahmanmedia in Islami, Kisah-Kisah

Tagged with ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: