Diary: ‘Kehidupanku Selalu Suram’   Leave a comment


Ya Allah, aku mohon ampunan-Mu sebesar-besarnya. Aku tahu aku ini adalah manusia yang tak sempurna. Aku telah berlumuran dosa sehingga aku menjadi seperti ini. Aku tahu tiap-tiap detik itu amatlah penting. Namun aku tidak pernah melakukan hal yang berguna sekali pun. Aku hanya menikmati dunia ini sebelah mata saja. Tidak tahu bahwa kelak ada dunia lain yang akan aku singgahi.

Ya Allah, mungkin hamba terlalu banyak meminta. Sedangkan hamba tidak pernah memberikan sedikit pun kebaikan untuk diri-Mu. Sungguh hamba ini adalah manusia yang banyak dosa. Hanya Engkaulah yang membuat diriku menjadi senang kembali. Membuatku menjadi riang gembira. Membuatku menjadi bahagia.

Ya Allah, berikan sebuah hidayah kepadaku agar aku bisa bertobat di jalan-Mu. Hamba akui hamba adalah seorang yang lalai, yang pelupa, padahal hamba tahu apa yang hamba perbuat itu salah. Semoga hamba terlepas dari pintu kemaksiatan. Hamba sangatlah ingin bersanding dengan kekasih-Mu. Hamba selalu menanti kedatangan mereka. Supaya mereka menjadi panutan untuk hamba. [lq/dry/r-m]

 

Dikutip dari:

Diariku Al-Jum’aat pada tanggal 7 Dzulkaidah 1431 H

Luqman as ‘kehidupanku selalu suram’

Posted 15 Oktober 2010 by arraahmanmedia in Diary

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: