Urgensi Mengenai Kemarahan Dalam Islam   Leave a comment


Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang apa sebenarnya marah itu? Baiklah langsung to the point aja. Ketahuilah bahwa ada orang-orang yang mempunyai tingkat kemarahan yang rendah karena diselimuti oleh kesabaran dalam hatinya, ada juga orang yang cepat marahnya dan cepat untuk meredakan kemarahannya tersebut dan ada juga orang yang pemarah dengan lama sehingga menimbulkan dendam di hatinya.

 

Bicaralah tentang marah sekarang kita membicarakan tetang kebaikan dan kesabaran. Pada golongan umat Islam saat ini ada orang-orang yang senang melakukan kebaikan dalam ibadah dan rajin untuk memohon ampunan dari Allah, dan ada orang-orang yang tidak gemar melakukan kebaikan dan beribadah namun dia selalu meminta-minta kepada Allah swt dan yang terakhir ada orang-orang yang tidak pernah melakukan ibadah dan tidak pula melakukan permohonan kepada Allah swt.

 

Urgensi mengenai kemarahan seseorang tercantum dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah ra yang diriwayatkan oleh Mutafaq’alaih yang berbunyi:

“Orang yang kuat itu bukan dengan bantingan namun orang yang kuat adalah orang yang menguasai jiwanya ketika marah”

 

Di dalam hadits ini kita tentu mengetahui bahwa kemarahan itu pasti ada pada anak-cucu Adam. Sampai-sampai menjadikan mata merah dan urat-urat leher menjadi keluar, Dan Allah swt memberikan acuan jika kita marah maka hendaklah kita berdiam diri di tempat itu sehingga kemarahan itu cepat reda.

[Luqman Abdurrahman Shaleh]

 

Lihat diary dan artikel hanya dari arraahmanmedia.wordpress.com

 

Posted 24 Oktober 2010 by arraahmanmedia in Gaya Hidup, umum

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: